Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Solusi agar Liga Italia Tetap Berjalan di Tengah Virus Korona

ROMA – Mantan Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan CONI, Franco Carraro, memberi solusi kepada otoritas penyelenggara Liga Italia, Lega Serie A. Agar laga-laga Liga Italia tetap berjalan sesuai jadwal di tengah merebaknya Virus Korona, ia menyarankan agar semua pertandingan digelar tanpa penonton.

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, menghentikan sebagian ajang olahraga yang digelar di Italia akhir pekan lalu. Akibatnya, ada empat pertandingan Liga Italia yang mengalami penundaan yakni Inter Milan vs Sampdoria, Torino vs Parma, Hellas Verona vs Cagliari dan Atalanta vs Sassuolo.

Inter Milan Menang 2-0 di Markas Ludogorets

(Laga Inter vs Sampdoria digelar tanpa penonton)

Bahkan, Conte membuka kemungkinan untuk kembali menunda seluruh pertandingan pekan ke-26 Liga Italia 2019-2020 yang digelar akhir pekan ini. Jika kembali ditunda, jelas klub yang paling dirugikan.

BACA JUGA: Etoo Ingin Juventus Main seperti Empoli Era Maurizio Sarri

Sebab dengan mengalami penundaan, jadwal lebih padat akan mereka jalani. Selain itu, ada potensi kompetisi molor dari jadwal yang sudah ditentukan, yakni 24 Mei 2020. Karena itu, untuk mengantisipasi segala hal di atas, Carraro meminta agar kompetisi tetap digelar sesuai jadwal, namun tanpa penonton.

“Jika saya masih memiliki jabatan, saya akan memutuskan apakah kompetisi terus dilanjutkan atau tidak. Maka setelah 48 jam itu (setelah merebaknya Virus Korona di Italia), pemegang otoritas harus bisa memutuskan laga mesti digelar dengan penonton atau tidak,” kata Carraro mengutip dari Football Italia, Senin (24/2/2020).

“Dengan digelar tanpa penonton, penyelenggara kompetisi diharapkan dapat memberikan alasan yang logis kepada pemegang tiket terusan. Sementara itu, bagi yang tidak memiliki tiket terusan dapat menyaksikan pertandingan dari rumah,” lanjut Carraro.

Sejauh ini, Virus Korona di Italia telah menjangkiti 150 orang. Dari 150 orang itu mengakibatkan tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Berita Terkait